Tim PKM-K UNNES Lolos Pendanaan Kemenristekdikti, Berwirausaha Melalui Sedotan Dapat Dimakan Berbahan Dasar Kulit Buah Naga

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang beranggotakan Melissa Salma Darmawan (Pendidikan IPA), Fitri Daeni (Ilmu Lingkungan), dan Tessa Surya Kurniawan (Manajemen) lolos pendanaan PKM Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bidang kewirausahaan sebesar Rp 8,5 juta. Tim PKM-K yang dibimbing Prasetyo Listiaji S.Pd., M.Sc. itu, lolos pendanaan setelah mengajukan PKM dengan judul “Inovasi edible straw berbahan dasar limbah kulit buah naga untuk mengatasi limbah sedotan plastik”. Ketua Tim PKM, Melissa mengatakan, edible straw dengan merek “Yummy edible straw” merupakan sedotan dapat dimakan berbahan dasar kulit buah naga.

Ide pembuatan edible straw itu, lanjut dia, berawal dari permasalahan yang muncul di masyarakat. Indonesia tercatat sebagai negara penyumbang sampah plastik di laut terbesar kedua di dunia. Total volume sampah kantong plastik di Indonesia tercatat mencapai 64 juta ton per tahun di mana 3,2 juta ton per tahun masuk ke laut. “Disisi lain, kulit buah naga masih jarang dimanfaatkan masyarakat, padahal kaya akan manfaat seperti antioksidan dan vitamin C. Pandemi Covid-19 pun membuat kafe dan restauran menjual makanan dan minuman sekali pakai menggunakan plastik untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19,” jelasnya. Untuk itu, mereka merasa perlu memberikan kontribusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kegiatan ini sedang berlangsung dan dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan, produksi, penjualan dan evaluasi. Proses penjualan pada PKM-K berlangsung selama 4 bulan sampai bulan Agustus nanti. Setelah itu tim akan mempersiapkan untuk Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) dari Kemenristekdikti. Seluruh tim dan pembimbing berharap dapat melanjutkan langkah untuk lolos PIMNAS tahun ini. “Besar harapan kami dengan PKM ini bisa mengedukasi masyarakat, mengatasi permasalahan sampah plastik, dan meningkatkan keterampilan berwirausaha. Kami juga berharap bisa lolos sampai Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS),” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *